SMP Terbuka

Minggu ini rencananya menyusun kegiatan pembelajaran untuk SMP Terbuka Firdaus. SMP ini didirikan oleh rekan senior bekerjasama dengan sekolah dan para sukarelawan. Beliau ini seorang yang peduli terhadap dunia pendidikan. Pengalaman bertahun-tahun di luar negeri dan pergulatannya dengan dunia pendidikan memberikan suatu tekad yang luar biasa untuk memberantas kebodohan di negeri sendiri. Aku menyimpan kekaguman sendiri untuk ibu ini. Beliau mewujudkan cita-cita nya dengan membangun pondok baca. Pondok baca ini diharapkan dapat mengenalkan dan menumbuhkan minat baca tidak saja terhadap anak-anak yang tidak mampu tapi juga terhadap lingkungannya. Alasannya sederhana saja, beliau miris melihat anak-anak yang banyak meluangkan waktu dengan menonton tv dan nongkrong di tengah jalan. Direkrutnya mereka untuk senang membaca. Dan sekarang, tepatnya sih beberapa tahun yang lalu, sudah berdiri SMP Terbuka. Sekolah gratis yang ditujukan untuk anak-anak yang kurang mampu.

Dua minggu yang lalu ibu Ida mengajak aku untuk bergabung di SMP Terbuka. Beliau meminta aku untuk membantu mengajar di sana. Pada meeting minggu lalu, ibu Ida bercerita mengenai harapan murid-murid untuk 5 tahun ke depan. Saat itu ibu Ida meminta anak-anak untuk menuliskan harapan mereka 5 tahun ke depan. Sebagian besar menuliskan keinginan mereka untuk bisa melanjutkan ke SMK (dengan tambahan) kalau ada biaya. Kami semua yang mendengar tentu saja sangat memahami keinginan mereka. Karena jauh di lubuk hati kami pun mempunyai harapan yang sama. Saat itu aku juga bertemu dengan beberapa murid. Untuk meluangkan waktu ibu Ida mengajak mereka bermain kuiz bahasa Inggris. Mereka sangat antusias dan ceria. Aku kok senang ya melihatnya. Selama mengajar di sekolah yang cukup elit, aku harus setengah mati untuk bisa memunculkan antusiasme untuk belajar. Tapi di sini, dengan cara yang sederhana, aku temui pendar-pendar kebahagiaan di mata mereka. Sayang, sungguh sangat disayangkan kalau harapan mereka untuk melanjutkan sekolah harus putus sampai di sini.

Di tahun ajaran baru ini, ibu Ida mengusulkan untuk memberikan pelajaran mengenal aplikasi bisnis ke siswa. Tujuannya untuk memberikan rasa percaya diri ke siswa. Ada saran teman? Karena beliau ingin pelajaran ekonomi tidak teoritis tapi praktikkan, sehingga nanti nya murid punya bekal untuk berwirausaha dengan cara yang profesional, tentu. Nah, ini PR buat guru ekonomi. Untuk aku? Karena aku mengajar komputer, kemarin ibu Ida ingin anak-anak bisa mengetik 10 jari. Duh, mati aku. Aku sendiri tidak mengetik 10 jari nih :( . Tapi beberapa materi nya ada kok. Lainnya, aku sedang berpikir untuk mengenalkan membuat layout publishing. Ada saran yang lain tidak ya? Yang kira-kira langsung tepat guna :) . Oh ya, ada yang mau nyumbang komputer mungkin? Alhamdulillah sudah ada 4 komputer, tapi aku belum sempat liat spec nya. Doakan kami ya teman-teman. Semoga semuanya lancar.

 

9 Responses to “SMP Terbuka”

  1. dian Says:

    Duh, senang bacanya….dengan bu ida sitompul ya, Mbak Enggar ? Sekali-sekali ingin nengok ke sana, boleh ngga? Ingin menimba ilmu dan tambah pengalaman

  2. Enggar Says:

    Iya, Dian. Kok tau mbak Ida Sitompul, kenal ya?
    Boleh-boleh aja ke sana, kali-kali bisa bantu sekalian :)

  3. iffata Says:

    Ngajar ngetik 10 jari? Biar asyik, lewat game aja! Banyak game buat latihan ngetik 10 jari, yang di Linux juga ada, di mac OS juga. Oleh pak Andika aku (waktu awal2 kerja) sempat diwajibkan buat main game ini dulu sebelum boleh maju ke depan klien, biar gak malu-maluin, hihi :D

  4. dian Says:

    Ngga kenal sih, tapi siapa yang ngga tahu bu ida sitompul dengan perpustakaannya itu. pernah disarankan oleh 1001buku untuk menghubungi bu ida ketika mau buat perpustakaan PAUD. insha Allah mau ah main ke sana. bantu-bantu? hmm…boleh juga :)

  5. Enggar Says:

    Iffata:
    Yup, untuk belajar mengetik aku biasanya memang mengenalkan lewat typing games. Beberapa program nya aku unduh dari internet. Yang gratis saja :). Thanks.

    Dian:
    Murid-murid baru mulai belajar minggu depan. Insya Allah nanti aku kabari.

  6. Sesederhana itukah? « From This Moment Says:

    […] Dikenalkan oleh Mbak Enggar pada Bu Ida Sitompul, akhirnya hari Kamis minggu lalu saya mengajar di SMP Terbuka di daerah Kompleks Arcamanik Endah. Saya diminta membantu Bu Ida mengajar Bahasa Indonesia. Bahasa […]

  7. sutikno Says:

    Bu ida yg terhormat saya adalah pengelola SMP Terbuka tapi yg TKB Mandiri, saya pingin nimba ilmu tentang pengelolaan SMP terbuka yg biak (administrasi,manajemen,founding) terima kasih

  8. Enggar Says:

    Sutikno:
    Saya bukan Bu Ida, Pak. Tapi kalau Bapak ingin berhubungan dengan Beliau, coba kontak Beliau di udur-1@telkom.net.

  9. Irma Says:

    Saya sedang mencarikan info tetangga sy yg ingin melanjutkan ke SMP Terbuka. Dia 19th, lulus SD. Mohon info SMP Terbuka daerah Kebun Kacang Tanah Abang ke idairmasuryani@yahoo.co.id. Trims.

Leave a Reply