Archive for June, 2008

Libur tlah tiba :)

Friday, June 27th, 2008

Kaya lagunya Tasya, ya? :). Yup. Besok anak-anak kelas 7 dan 8 terima rapor. Kelas 9 hari ini. Setelahnya, libur, 2 minggu. Tidak libur penuh sesungguhnya. Guru tetap masuk karena disibukkan dengan PSB (Penerimaan Siswa Baru). Tapi, saya boleh libur kok :). Tanggal 9-11 raker. Tanggal 14 sekolah masuk kembali. Sebelum tanggal 9 itu ada training yang entah kapan tanggalnya, jadi lebih baik dinikmati dulu aja liburnya. Hmm, PR silabus dan RPP buat buku TIK SD dengan standar KTSP (Alhamdulillah, bukunya sudah selesai dan sudah terbit). Meneruskan tulisan untuk buku program dari penerbit yang sama.  Duh, aku tidak sreg dengan format yang  aku buat sebelumnya. Tapi, juga belum menemukan ide lain. Mungkin sebaiknya refreshing dulu kali ya? Kalau ada yang ngajakin jalan-jalan aku ingin kemana ya? Aku ingin ke borders, huhuhu. Kok di Indonesia nggak ada sih? Terus, ke Belitung, Malang, Yogya, Solo, dan Madiun. Halah, banyak banget. Itu sih keliling kota namanya ya? Hehehe.

Selamat berlibur :)

Amazing Grace

Sunday, June 22nd, 2008

Akhirnya, Aku bisa juga punya CD Amazing Grace ini :). Ketemu secara tidak sengaja di sebuah toko musik kecil di Senayan City (Eh, itu bukan toko kecil ya? hehehe). Tapi, memang kecil kok tempatnya. Iseng masuk dan aku langsung takjub, karena CD Vienna Boys berjejer (tidak banyak sih, ada sekitar 3 CD, tapi itu sudah jauh lebih banyak dibanding yang lainnya. Karena yang lainnya memang nggak ada :) ). Wahh, tidak itu saja tapi ada juga Libera dan satu paduan suara anak-anak yang berasal dari Perancis. Dan, tentu saja donk aku agak lama di sana karena bingung memilih CD mana yang harus aku pilih. Penginnya sih semuanya, tapi budgetnya lagi terbatas nih :). Akhirnya pilihan dijatuhkan ke CD yang bertitle Amazing grace ini.

Ternyata pilihan itu tidak salah (menurut aku, tentu saja :) ). Semua musiknya enak banget. Ada sakura yang iramanya lembut. Hei, ini lagu favorit ibuku. Ibu ku bisa lho menyanyikan lagu ini. Ada Sur le pont d’avignon yang manis banget iramanya. Partner merusaknya dengan menyebutnya lolipop. Santa Lucia, lagu wajib waktu ikut kursus gitar klasik jaman dulu. Dan, Kalinka, yang musiknya lucu dan dinamis. Tak lupa, lagu Muss i denn zum Städtele hinaus (Dian, bagaimana mengejanya ya? :) ). Lagu ini sangat familiar ketika dinyanyikan oleh Elvis Presley, dengan Wooden Heart-nya. Ahh, nggak rugi deh pokoknya aku beli CD ini. Keren. Sepertinya lirik lagu nya bahasa jerman semua ya? ada Italia nya juga sih.

Ingin punya yang ini deh :).

Doa

Thursday, June 19th, 2008

Di suatu sore di puncak.

Murid: Bu,jika saya diberi umur panjang suatu hari nanti saya akan membuat sekolah. Saya akan menyiapkan buku-buku dan keperluan mereka belajar, gratis, Bu. Saya sedih waktu saya melihat di televisi banyak anak-anak yang untuk ke sekolah mereka harus berjalan jauh sekali. Tapi, mereka tetap bersemangat belajar.

Saya: (Terdiam sesaat). Ahh, if you know what i feel then..

Semoga kelak harapanmu terwujud, nak..

Pelepasan Siswa Kelas 9

Wednesday, June 18th, 2008

Sabtu lalu, sekolah kami pergi ke puncak dalam rangka perpisahan untuk siswa kelas 9. Hm, biasanya acara seperti ini memunculkan rasa haru tidak saja ke murid tapi juga guru. Tapi, bisa dibilang aku nggak pernah bisa nangis. Terharu sih iya. Seperti juga hari ini. Di akhir acara, kami semua berkumpul membentuk lingkaran. Diiringi dengan lagu kemesraan dan pesan-pesan dari seorang guru, siswa-siswa berjalan menuju barisan guru berkumpul. Satu persatu murid-murid bersalaman dengan guru mereka. Dan, ya, beberapa siswa mulai menitikkan air mata. Beberapa guru juga terlihat tidak mampu menutupi perasan mereka. Semua terhanyut oleh perasaan. Beberapa siswa ada yang memelukku, ada juga yang bersalaman biasa saja. Apa yang aku rasakan? Rasa kehilangan tentu. Saat itu aku juga mengingat kebiasaan beberapa murid-muridku ketika mereka menyalamiku. Aku mungkin tidak lagi mendengar sapa dan senyum siswaku, yang selalu menanyakan kabarku jika bertemu. ‘Apa kabar, Bu? Sehat, Bu?’. Hati-hati, Bu. Dan ucapan manis lainnya. Atau bahkan yang selalu memprotesku. Ibu doakan yang terbaik untuk kalian.

Aku Bisa

Monday, June 16th, 2008

AKU PASTI BISA
—————
By : AFI Junior 1

Kadang ku takut dan gugup
Dan ku merasa oh oh tak sanggup
Melihat tantangan di sekitarku
Aku merasa tak mampu

Namun ku tak mau menyerah
Aku tak ingin berputus asa
Dengan gagah brani aku melangkah
Dan berkata aku bisa!

Aku bisa, aku pasti bisa
Ku harus terus berusaha
Bila ku gagal, tak mengapa
Setidaknya ku tlah mencoba

Aku bisa aku pasti bisa
Ku tak mau berputus asa
Coba terus coba sampai ku bisa
Aku pasti bisa….

Lagi ingin menghibur diri sajalah :).

Kembali ke …. Kereta Api

Wednesday, June 4th, 2008

Naiknya BBM mau tidak mau berimbas pada kenaikan tarif jasa travel. Buat aku yang hampir setiap minggu bolak balik Bandung-Jakarta tarif Rp.70.000 (pasca kenaikan BBM) lumayan juga. Minggu lalu akhirnya aku putuskan mencoba naik kereta api lagi. Sampai sana, loket antrian sepi. Tapi, jangan bayangkan tiket masih banyak. Semua tiket habis terjual. Tinggal kelas ekonomi. Aku sampai stasiun jam 15.30 dan dapat tiket keberangkatan untuk jam 16.40. Wah, ramai euy stasiun. Mungkin semua orang mempunyai pikiran yang sama denganku ya? :). Terlalu lama juga kalau aku menunggu. Terpikir untuk mengembalikan tiket dan memilih ke gambir. Kali saja aku bisa mendapat jadwal keberangkatan lebih awal. Tapi, tak jadi, karena mendapat informasi dari kasir kalau semua tiket yang dijual di gambir habis. Kalau pun masih ada ternyata jadwalnya lebih malam. Bahkan ketika di kasir pun aku mendapati penumpang yang sudah tidak kebagian tempat duduk. Hm, kereta api menjadi primadona. Kembali ke masa-masa lalu.

Sebelum memutuskan naik kereta api aku sudah mencari informasi mengenai jadwal dan tarif KA Parahyangan di internet. Ada juga kontak CS nya. Oke. Aku coba telpon ke sana. Tak lama telepon diangkat. Semua pertanyaan dilayani dengan baik. Aku juga menanyakan bisa tidaknya pembelian tiket secara online. Ternyata, bisa tuh. Belum mencoba sih, tapi sepertinya boleh dicoba. Untuk pembelian secara online akan dibebankan biaya tambahan sebesar Rp. 7.000.

Hm, sepertinya kereta api akan kembali menjadi langgananku. Walau jarak tempuhnya masih 3.5 jam. Tak apalah. Paling tidak bisa lebih menghemat. Naik travel sesekali saja jika memang mengejar waktu (Memangnya waktu bisa dikejar? hehehe). Maaf ya travel, aku absen dulu sementara. Abis dikau naiknya nggak kira-kira.

Heran aja, kenapa travel yang memberikan harga khusus ke membernya itu kok naiknya gede banget ya? Kalau boleh menyarankan dengan status member naiknya mbok jangan banyak-banyak. Tambah 5000 aja masih ok. Kalau 10000? Wah.