Pelepasan Siswa Kelas 9
Wednesday, June 18th, 2008Sabtu lalu, sekolah kami pergi ke puncak dalam rangka perpisahan untuk siswa kelas 9. Hm, biasanya acara seperti ini memunculkan rasa haru tidak saja ke murid tapi juga guru. Tapi, bisa dibilang aku nggak pernah bisa nangis. Terharu sih iya. Seperti juga hari ini. Di akhir acara, kami semua berkumpul membentuk lingkaran. Diiringi dengan lagu kemesraan dan pesan-pesan dari seorang guru, siswa-siswa berjalan menuju barisan guru berkumpul. Satu persatu murid-murid bersalaman dengan guru mereka. Dan, ya, beberapa siswa mulai menitikkan air mata. Beberapa guru juga terlihat tidak mampu menutupi perasan mereka. Semua terhanyut oleh perasaan. Beberapa siswa ada yang memelukku, ada juga yang bersalaman biasa saja. Apa yang aku rasakan? Rasa kehilangan tentu. Saat itu aku juga mengingat kebiasaan beberapa murid-muridku ketika mereka menyalamiku. Aku mungkin tidak lagi mendengar sapa dan senyum siswaku, yang selalu menanyakan kabarku jika bertemu. ‘Apa kabar, Bu? Sehat, Bu?’. Hati-hati, Bu. Dan ucapan manis lainnya. Atau bahkan yang selalu memprotesku. Ibu doakan yang terbaik untuk kalian.