<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.2.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Cyber-Iin</title>
	<link>http://iin.enggar.net</link>
	<description></description>
	<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 06:31:54 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Not to do</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/07/28/not-to-do/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/07/28/not-to-do/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 06:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/07/28/not-to-do/</guid>
		<description><![CDATA[Tepar beberapa hari, maag yang kambuh-kambuhan ditambah ngeliyeng yang muncul tiba-tiba setiap hari membuatku absen mengajar dan absen juga urusan lainnya. Memaksa diri masuk juga jumat kemarin.  Mudah-mudahan hari ini dan seterusnya bisa lebih baik dan pulih kembali. Hm, apa sih yang membuatku stres sebenarnya? Rasanya tidak ada tapi sesak dan rasa sakit yang datang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tepar beberapa hari, maag yang kambuh-kambuhan ditambah ngeliyeng yang muncul tiba-tiba setiap hari membuatku absen mengajar dan absen juga urusan lainnya. Memaksa diri masuk juga jumat kemarin.  Mudah-mudahan hari ini dan seterusnya bisa lebih baik dan pulih kembali. Hm, apa sih yang membuatku stres sebenarnya? Rasanya tidak ada tapi sesak dan rasa sakit yang datang tiba-tiba memang membuat pikiranku melantur kemana-mana. Sebel. Ah, lupakan itu dulu. Minggu ini banyak yang musti dikerjakan. Ayo, semangat. Tuhan, berikanlah aku kekuatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/07/28/not-to-do/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Long Distance</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/07/12/long-distance/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/07/12/long-distance/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 17:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/07/12/long-distance/</guid>
		<description><![CDATA[Ops, ada angin apa aku nulis tentang ini?  Hehehe. Tulisan ini didedikasikan untuk teman-teman yang pernah merasa bertanya-tanya masalah ini ke aku.  Impian setiap anak muda untuk menikah, bersama selalu setiap waktu bersama pasangan, dan lain-lain :). Pertanyaan yang sering muncul: kok bisa jauh-jauhan? Nggak takut suaminya selingkuh? Udah berapa tahun hubungan long [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ops, ada angin apa aku nulis tentang ini?  Hehehe. Tulisan ini didedikasikan untuk teman-teman yang pernah merasa bertanya-tanya masalah ini ke aku.  Impian setiap anak muda untuk menikah, bersama selalu setiap waktu bersama pasangan, dan lain-lain :). Pertanyaan yang sering muncul: kok bisa jauh-jauhan? Nggak takut suaminya selingkuh? Udah berapa tahun hubungan long distance gitu? bla bla bla lagi :).</p>
<p>Pertama, walaupun manusia sudah menikah masing-masing tetaplah sebuah individu. Setiap individu itu  mempunyai kebutuhan untuk terus berkembang. Yang kalau menurut hirarki kebutuhan hidup nya Maslow dikenal dengan aktualisasi diri.</p>
<p>Dan karena salah satu pertimbangan di atas maka aku memutuskan untuk tetap bekerja. Dan karena sekali lagi kesempatan itu adanya di kota yang lain, maka dengan ijin serta restu dari dia aku mengambil kesempatan yang ditawarkan. Aku bukan istri yang baik karena tidak mengurusi suami? Ya, orang lain boleh komentar apa saja :). Bukan berarti aku tidak pernah mencoba untuk menjadi istri yang baik itu ;-). Pernah keluar dan memutuskan pindah ke kota dia. Tapi, sungguh deh nggak bertahan lama. Dampak ke dalam diriku juga tidak terlalu baik. Akhirnya, aku kembali bekerja dan lagi-lagi Jakarta lah yang mau menerimaku. Tentu kita semua mempunyai cara pandang yang berbeda dalam merunut berbagai permasalahan.</p>
<p>Takutkah aku kalau dia selingkuh? Nggak. PD atau sombong? hehehe, jangan salah. Aku tidak mau memaksa orang yang memang sudah tidak menyayangi aku lagi. Membiarkan dia pergi dan memilih orang lain yang menurut dia lebih baik tentu menyakitkan tapi masih lebih baik jika hubungan dipertahankan hanya untuk suatu kepura-puraan. Tidak ada sesuatu pun yang kekal di dunia ini. Kekecewaan, kesedihan, kehilangan, ketakutan, semuanya mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu atau seorang pun yang layak dijadikan gantungan dalam hidup. Hanya tuhan, Allah swt, tempat kita bergantung. Lagian menurut aku konyol aja kalau ada yang menyarankan agar kita selalu mengawasi pasangan kita. Kurang kerjaan bener :). Mungkin suka nongkrong nonton sinetron maka bawaannya curiga melulu.</p>
<p>Berapa lama aku sudah menjalani hubungan long distance ini? Hm, ada kali 10 tahun. Diantara tahun tersebut ada 1 tahun dimana aku dan dia benar-benar tidak bersama. Karena dia harus melanjutkan sekolah ke negara nya elizabeth. Berat? Ya iyalah, masa ya iya donk :). Bohong banget kalau dibilang tegar ;-). Well, sampai hari ini kami masih berjauh-jauhan. Dan mensyukuri  nikmat -Nya karena kami masih diberi kesempatan untuk selalu bersama.</p>
<p>Dan kalau ada orang yang bertanya apa resepnya kami bisa bertahan walau jarak memisahkan, hmm, aku nggak punya jawabannya. Semua nya kami jalani saja, mengalir dan apa adanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/07/12/long-distance/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Raker</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/07/10/raker/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/07/10/raker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 15:55:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/07/10/raker/</guid>
		<description><![CDATA[Raker dua hari di sekolah, dari tanggal 9-10. Hari pertama seputaran program belajar. Raker kali ini tidak ada agenda membuat RPP dan silabus. Kata kepala sekolah, itu adalah pekerjaan guru sehari-hari, jadi boleh di pass saja. Kepala sekolahku ini baru. Aku beruntung juga masuk berbarengan dengan dia menjabat posisi ini di sekolah tempat aku mengajar. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Raker dua hari di sekolah, dari tanggal 9-10. Hari pertama seputaran program belajar. Raker kali ini tidak ada agenda membuat RPP dan silabus. Kata kepala sekolah, itu adalah pekerjaan guru sehari-hari, jadi boleh di <em>pass</em> saja. Kepala sekolahku ini baru. Aku beruntung juga masuk berbarengan dengan dia menjabat posisi ini di sekolah tempat aku mengajar. Orangnya open minded sekali. Punya visi yang bagus dan terutama jujur (bersih).</p>
<p>Hari ini juga dibahas tugas kepanitiaan untuk masing-masing kegiatan. Aku kebagian jadi panitia mid semester ganjil dan PSB (Penerimaan Siswa Baru) tahun 2009. Alamak, aku belum pernah menangani tugas-tugas ini. Apalagi PSB. Liat rekan senior yang bertugas tahun ini dan beliau bilang dia tidak libur ketika semua libur (Oh, my god, teganya aku dikasi kerjaan itu). Alasan Beliau adalah karena aku guru TIK. Hmm?</p>
<p>Hari kedua tadi mengupas tentang KTSP serta analisis kkm dan lain-lain. Temanya menarik tapi lepas makan siang aku pulang. Nggak kuat, maag ku kambuh. Sesak rasanya. Duh.</p>
<p>Besok seharusnya ada training dari lembaga, tapi kaya nya aku absen aja deh.  Daripada memaksa diri sedangkan minggu depan sekolah sudah mulai masuk.</p>
<p>Semangat ah dan semoga  sehat.  Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/07/10/raker/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Libur tlah tiba :)</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/06/27/libur-tlah-tiba/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/06/27/libur-tlah-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 15:42:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/06/27/libur-tlah-tiba/</guid>
		<description><![CDATA[Kaya lagunya Tasya, ya? :). Yup. Besok anak-anak kelas 7 dan 8 terima rapor. Kelas 9 hari ini. Setelahnya, libur, 2 minggu. Tidak libur penuh sesungguhnya. Guru tetap masuk karena disibukkan dengan PSB (Penerimaan Siswa Baru). Tapi, saya boleh libur kok :). Tanggal 9-11 raker. Tanggal 14 sekolah masuk kembali. Sebelum tanggal 9 itu ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kaya lagunya Tasya, ya? :). Yup. Besok anak-anak kelas 7 dan 8 terima rapor. Kelas 9 hari ini. Setelahnya, libur, 2 minggu. Tidak libur penuh sesungguhnya. Guru tetap masuk karena disibukkan dengan PSB (Penerimaan Siswa Baru). Tapi, saya boleh libur kok :). Tanggal 9-11 raker. Tanggal 14 sekolah masuk kembali. Sebelum tanggal 9 itu ada training yang entah kapan tanggalnya, jadi lebih baik dinikmati dulu aja liburnya. Hmm, PR silabus dan RPP buat buku TIK SD dengan standar KTSP (Alhamdulillah, bukunya sudah selesai dan sudah terbit). Meneruskan tulisan untuk buku program dari penerbit yang sama.  Duh, aku tidak sreg dengan format yang  aku buat sebelumnya. Tapi, juga belum menemukan ide lain. Mungkin sebaiknya refreshing dulu kali ya? Kalau ada yang ngajakin jalan-jalan aku ingin kemana ya? Aku ingin ke borders, huhuhu. Kok di Indonesia nggak ada sih? Terus, ke Belitung, Malang, Yogya, Solo, dan Madiun. Halah, banyak banget. Itu sih keliling kota namanya ya? Hehehe.</p>
<p>Selamat berlibur <img src='http://iin.enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/06/27/libur-tlah-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Amazing Grace</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/06/22/amazing-grace/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/06/22/amazing-grace/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 04:03:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/06/22/amazing-grace/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, Aku bisa juga punya CD Amazing Grace ini :). Ketemu secara tidak sengaja di  sebuah toko  musik kecil di Senayan City (Eh, itu bukan toko kecil ya? hehehe). Tapi, memang kecil kok tempatnya. Iseng masuk dan aku langsung takjub, karena CD Vienna Boys berjejer (tidak banyak sih, ada sekitar 3 CD, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya, Aku bisa juga punya CD Amazing Grace ini :). Ketemu secara tidak sengaja di  sebuah toko  musik kecil di Senayan City (Eh, itu bukan toko kecil ya? hehehe). Tapi, memang kecil kok tempatnya. Iseng masuk dan aku langsung takjub, karena CD Vienna Boys berjejer (tidak banyak sih, ada sekitar 3 CD, tapi itu sudah jauh lebih banyak dibanding yang lainnya. Karena yang lainnya memang nggak ada <img src='http://iin.enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ).  Wahh, tidak itu saja tapi ada juga Libera dan satu paduan suara anak-anak yang berasal dari Perancis. Dan, tentu saja donk aku agak lama di sana karena bingung memilih CD mana yang harus aku pilih. Penginnya sih semuanya, tapi budgetnya lagi terbatas nih :). Akhirnya pilihan dijatuhkan ke CD yang bertitle Amazing grace ini.</p>
<p>Ternyata pilihan itu tidak salah (menurut aku, tentu saja <img src='http://iin.enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Semua musiknya enak banget. Ada sakura yang iramanya lembut. Hei, ini lagu favorit ibuku. Ibu ku bisa lho menyanyikan lagu ini. Ada Sur le pont d&#8217;avignon yang manis banget iramanya. Partner merusaknya dengan menyebutnya lolipop. Santa Lucia, lagu wajib waktu ikut kursus gitar klasik jaman dulu. Dan, Kalinka, yang musiknya lucu dan dinamis.  Tak lupa, lagu Muss i denn zum Städtele hinaus (<a href="http://dianekawati.wordpress.com">Dian</a>, bagaimana mengejanya ya? <img src='http://iin.enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Lagu ini sangat familiar ketika dinyanyikan oleh Elvis Presley, dengan Wooden Heart-nya. Ahh, nggak rugi deh pokoknya aku beli CD ini. Keren. Sepertinya lirik lagu nya bahasa jerman semua ya? ada Italia nya juga sih.</p>
<p>Ingin punya yang <a href="http://www.amazon.com/gp/product/images/B000E8NRGC/ref=dp_image_0?ie=UTF8&amp;n=5174&amp;s=music">ini </a>deh :).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/06/22/amazing-grace/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Doa</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/06/19/doa/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/06/19/doa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 16:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/06/19/doa/</guid>
		<description><![CDATA[Di suatu sore di puncak.
Murid: Bu,jika saya diberi umur panjang suatu hari nanti saya akan membuat sekolah. Saya akan menyiapkan buku-buku dan keperluan mereka belajar, gratis, Bu. Saya sedih waktu saya melihat di televisi banyak anak-anak yang untuk ke sekolah mereka harus berjalan jauh sekali. Tapi, mereka tetap bersemangat belajar.
Saya: (Terdiam sesaat). Ahh, if you [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di suatu sore di puncak.</p>
<p>Murid: Bu,jika saya diberi umur panjang suatu hari nanti saya akan membuat sekolah. Saya akan menyiapkan buku-buku dan keperluan mereka belajar, gratis, Bu. Saya sedih waktu saya melihat di televisi banyak anak-anak yang untuk ke sekolah mereka harus berjalan jauh sekali. Tapi, mereka tetap bersemangat belajar.</p>
<p>Saya: (Terdiam sesaat). Ahh, if you know what i feel then..</p>
<p>Semoga kelak harapanmu terwujud, nak..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/06/19/doa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pelepasan Siswa Kelas 9</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/06/18/pelepasan-siswa-kelas-9/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/06/18/pelepasan-siswa-kelas-9/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 10:44:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/06/18/pelepasan-siswa-kelas-9/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu lalu, sekolah kami pergi ke puncak dalam rangka perpisahan untuk siswa kelas 9. Hm, biasanya acara seperti ini memunculkan rasa haru tidak saja ke murid tapi juga guru. Tapi, bisa dibilang aku nggak pernah bisa nangis. Terharu sih iya. Seperti juga hari ini. Di akhir acara, kami semua berkumpul membentuk lingkaran. Diiringi dengan lagu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu lalu, sekolah kami pergi ke puncak dalam rangka perpisahan untuk siswa kelas 9. Hm, biasanya acara seperti ini memunculkan rasa haru tidak saja ke murid tapi juga guru. Tapi, bisa dibilang aku nggak pernah bisa nangis. Terharu sih iya. Seperti juga hari ini. Di akhir acara, kami semua berkumpul membentuk lingkaran. Diiringi dengan lagu kemesraan dan pesan-pesan dari seorang guru, siswa-siswa berjalan menuju barisan guru berkumpul.  Satu persatu murid-murid bersalaman dengan guru mereka.  Dan, ya,  beberapa siswa mulai menitikkan air mata.  Beberapa guru juga terlihat tidak mampu menutupi perasan mereka. Semua terhanyut oleh perasaan.  Beberapa siswa ada yang memelukku, ada juga yang bersalaman biasa saja.  Apa yang aku rasakan? Rasa kehilangan tentu.  Saat itu aku juga mengingat kebiasaan beberapa murid-muridku ketika mereka menyalamiku. Aku mungkin tidak lagi mendengar sapa dan senyum siswaku, yang selalu menanyakan kabarku jika bertemu. &#8216;Apa kabar, Bu? Sehat, Bu?&#8217;. Hati-hati, Bu. Dan ucapan manis lainnya. Atau bahkan yang selalu memprotesku. Ibu doakan yang terbaik untuk kalian.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/06/18/pelepasan-siswa-kelas-9/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Bisa</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/06/16/aku-bisa/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/06/16/aku-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 15:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/06/16/aku-bisa/</guid>
		<description><![CDATA[AKU PASTI BISA
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;
By : AFI Junior 1
Kadang ku takut dan gugup
Dan ku merasa oh oh tak sanggup
Melihat tantangan di sekitarku
Aku merasa tak mampu
Namun ku tak mau menyerah
Aku tak ingin berputus asa
Dengan gagah brani aku melangkah
Dan berkata aku bisa!
Aku bisa, aku pasti bisa
Ku harus terus berusaha
Bila ku gagal, tak mengapa
Setidaknya ku tlah mencoba
Aku bisa aku pasti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AKU PASTI BISA<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
By : AFI Junior 1</p>
<p>Kadang ku takut dan gugup<br />
Dan ku merasa oh oh tak sanggup<br />
Melihat tantangan di sekitarku<br />
Aku merasa tak mampu</p>
<p>Namun ku tak mau menyerah<br />
Aku tak ingin berputus asa<br />
Dengan gagah brani aku melangkah<br />
Dan berkata aku bisa!</p>
<p>Aku bisa, aku pasti bisa<br />
Ku harus terus berusaha<br />
Bila ku gagal, tak mengapa<br />
Setidaknya ku tlah mencoba</p>
<p>Aku bisa aku pasti bisa<br />
Ku tak mau berputus asa<br />
Coba terus coba sampai ku bisa<br />
Aku pasti bisa….</p>
<p>
<em> Lagi ingin menghibur diri sajalah :).</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/06/16/aku-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kembali ke &#8230;. Kereta Api</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/06/04/kembali-ke-kereta-api/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/06/04/kembali-ke-kereta-api/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 11:36:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/06/04/kembali-ke-kereta-api/</guid>
		<description><![CDATA[Naiknya BBM mau tidak mau berimbas pada kenaikan tarif jasa travel. Buat aku yang hampir setiap minggu bolak balik Bandung-Jakarta tarif Rp.70.000 (pasca kenaikan BBM) lumayan juga. Minggu lalu akhirnya aku putuskan mencoba naik kereta api lagi. Sampai sana, loket antrian sepi. Tapi, jangan bayangkan tiket masih banyak. Semua tiket habis terjual. Tinggal kelas ekonomi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Naiknya BBM mau tidak mau berimbas pada kenaikan tarif jasa travel. Buat aku yang hampir setiap minggu bolak balik Bandung-Jakarta tarif Rp.70.000 (pasca kenaikan BBM) lumayan juga. Minggu lalu akhirnya aku putuskan mencoba naik kereta api lagi. Sampai sana, loket antrian sepi. Tapi, jangan bayangkan tiket masih banyak. Semua tiket habis terjual. Tinggal kelas ekonomi. Aku sampai stasiun jam 15.30 dan dapat tiket keberangkatan untuk jam 16.40. Wah, ramai euy stasiun. Mungkin semua orang mempunyai pikiran yang sama denganku ya? :). Terlalu lama juga kalau aku menunggu. Terpikir untuk mengembalikan tiket dan memilih ke gambir. Kali saja aku bisa mendapat jadwal keberangkatan lebih awal. Tapi, tak jadi, karena mendapat informasi dari kasir kalau semua tiket yang dijual di gambir habis. Kalau pun masih ada ternyata jadwalnya lebih malam. Bahkan ketika di kasir pun aku mendapati penumpang yang sudah tidak kebagian tempat duduk. Hm, kereta api menjadi primadona. Kembali ke masa-masa lalu.</p>
<p>Sebelum memutuskan naik kereta api aku sudah mencari informasi mengenai jadwal dan tarif KA Parahyangan di internet. Ada juga kontak CS nya. Oke. Aku coba telpon ke sana. Tak lama telepon diangkat. Semua pertanyaan dilayani dengan baik. Aku juga menanyakan bisa tidaknya pembelian tiket secara online. Ternyata, bisa tuh. Belum mencoba sih, tapi sepertinya boleh dicoba. Untuk pembelian secara online akan dibebankan biaya tambahan sebesar Rp. 7.000.</p>
<p>Hm, sepertinya kereta api akan kembali menjadi langgananku. Walau jarak tempuhnya masih 3.5 jam. Tak apalah. Paling tidak bisa lebih menghemat. Naik travel sesekali saja jika memang mengejar waktu (Memangnya waktu bisa dikejar? hehehe). Maaf ya travel, aku absen dulu sementara. Abis dikau naiknya nggak kira-kira.</p>
<p>Heran aja, kenapa travel yang memberikan harga khusus ke membernya itu kok naiknya gede banget ya? Kalau boleh menyarankan dengan status member naiknya mbok jangan banyak-banyak. Tambah 5000 aja masih ok. Kalau 10000? Wah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/06/04/kembali-ke-kereta-api/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup itu..</title>
		<link>http://iin.enggar.net/2008/05/30/hidup-itu/</link>
		<comments>http://iin.enggar.net/2008/05/30/hidup-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 17:25:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Obrolan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iin.enggar.net/2008/05/30/hidup-itu/</guid>
		<description><![CDATA[Hidup itu keras, bung&#8217; kata entah siapa itu. Hidup semakin keras dan tidak lagi berpihak pada orang tak berpunya. Bukankah sejak dulu pun begitu? Cerita yang tidak pernah berubah.
Hei, Anda, siapapun itu. Tak bisakah sedikit saja membuka mata hati untuk merasakan kesulitan yang dirasakan oleh sebagian besar rakyat negeri ini? Bukankah hidup Anda terlalu berharga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup itu keras, bung&#8217; kata entah siapa itu. Hidup semakin keras dan tidak lagi berpihak pada orang tak berpunya. Bukankah sejak dulu pun begitu? Cerita yang tidak pernah berubah.</p>
<p>Hei, Anda, siapapun itu. Tak bisakah sedikit saja membuka mata hati untuk merasakan kesulitan yang dirasakan oleh sebagian besar rakyat negeri ini? Bukankah hidup Anda terlalu berharga hanya untuk sekedar mengejar kenikmatan pribadi? Tidak bolehkah kami ikut merasakan keberuntungan yang Anda miliki?Ah, kami pantang meminta. Kami masih punya harga diri. Tapi kami lapar, tahukah kalian? Kami lapar..</p>
<p>&#8212;&#8212;</p>
<p>Lelaki tua duduk terdiam di depan sebuah rumah. Matanya nanar menatapi orang-orang yang berlalu lalang di hadapannya. Sesiang ini belum juga perutnya terisi. Sosok pemilik rumah belum juga muncul. Sepertinya sepi. Ah, padahal dia sudah berharap dapat memotong rumput di pekarangan rumah itu. Tanaman liar sudah menjalar kemana-mana, rumputnya pun sudah tinggi. Keputusasaan tampak jelas di wajahnya yang tirus. Getar badannya pun tak sanggup melindungi tubuh tuanya yang ringkih. Ýah, aku pergi saja, batinnya. Mungkin besok pagi-pagi aku kembali. Dengan langkah yang gontai, lelaki tua itu pergi sambil sesekali menengok dan berharap seseorang memanggil namanya. Namun, sampai tubuhnya hilang dari pandangan, tak didengarnya suara apapun.</p>
<p>Didedikasikan untuk seorang bapak tua, yang sosoknya tak pernah terlupakan. Semoga Allah menjagamu selalu. Dalam diam dan kesendirianmu aku belajar arti perjuangan yang sesungguhnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iin.enggar.net/2008/05/30/hidup-itu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
